Teori tentang “persalinan tanpa rasa sakit”.

Beberapa bulan lalu tepatnya bulan oktober seperti di posting waterbirth saya mendapat undangan seminar dari RS. Mitra Keluarga Cibubur, tema seminar waktu itu “Persalinan Tanpa Rasa Sakit”. Dari tema awal seminar sih saya merasa ragu dan bertanya-tanya apakah benar ada metode melahirkan seperti itu, dan kalaupun ada kok menyalahi kodrat melahirkan yah hehehehe.
Hari itu sabtu tanggal 28 oktober 2011 jam 9.00 pagi saya sudah berada di rumah sakit, setiba disana saya langsung diarahkan pihak petugas ke lantai 3 gedung rumah sakit tempat pelaksanaan seminar. Sampai diruangan seminar udah banyak ibu-ibu dan para suami, wahh sempet minder juga suami saya gak menemani karena milih nemenin anak pertama saya farrel yang kalau emak bapaknya pergi dia pasti mau ikutan juga.
Acara dimulai tepat waktu dan dokter obgyn saya dr.novi sudah hadir diruangan juga dengan dokter anastesi Dr. Ahmad Irfan SpAn terkait persalinan tanpa nyeri ini.

Metode persalinan tanpa rasa sakit ini yang awalnya saya bertanya-tanya tentang apa, setelah dibagikan selebaran pembahasan seminarnya tentang alternatif persalinan konvensional yang kita kenal selama ini melalui normal, normal induksi, normal vaccum sampai partus sectio capsaria (operasi cesar) ternyata ada alternatif lain jika kita benar-benar menginginkan persalinan normal tanpa operasi, dimana operasi sebenarnya hanya bentuk tindakan terakhir jika pasien atau si ibu mengalami komplikasi pada persalinannya.
Jenis-jenis alternatif persalinan tanpa rasa sakit yang dibahas dalam seminar ini terdiri dari Water birth, ILA, ELA. Berikut penjelasan tentang metode-metode tersebut :

1. Water birth
Waterbirth merupakan proses persalian normal dan alamiah yang dilakukan didalam air atau media air hangat yang suhunya diatur mengikuti suhu tubuh sehingga menciptakan suasana nyaman dan tenang yang dapat mengurangi rasa sakit ketika persalinan berlangsung. Kolam yang digunakan juga sebaiknya kolam disposible agar higienis dan harus baru. Suhu air yang disarankan untuk waterbirth berkisar 36 sampai 37,5ºC agar si ibu tidak mengalami hypo atau hyperthermia. Sedangkan waktu yang pas untuk masuk kekolam itu disebut oleh dr.novi pada saat pembukaan ke-6 *berarti masih merasakan kontraksi setiap 5 menit dong yah hehehe*.

Ketentuan atau syarat persalinan waterbirth:

  • Posisi janin didalam rahim sudah dibawah.
  • Pembukaan jalan lahir yang baik dan sesuai urutannya.
  • Kondisi ibu dan janin baik untuk menghindari komplikasi seperti denyut jantung janin yang turun maupun hypothermia selama proses berlangsung.
  • Mengetahui dengan jelas tindakan-tindakan yang diambil bila terjadi komplikasi.
  • Mengetahui lingkungan kenyamanan ruangan agar tercipta suasana rilex yang menenangkan proses persalinan.
  • Pilih rumah sakit atau bidan pendamping yang yang anda yakin dapat melakukan proses persalinan ini dengan baik.
  • Yakinkan bahwa proses IMD dapat dilakukan setelah persalinan.

Keuntungan persalinan waterbirth:

  • Tetap melakukan persalinan alamiah.
  • Mengurangi rasa nyeri atau sakit pada persalinan.
  • Membuat rileks dan trauma untuk ibu dan bayi.
  • Mengurangi resiko robekan perineum dan menghindari episiotomy.
  • Mempersingkat lama persalinan.
  • Menghamat energi/tenaga ibu saat persalinan.

Kerugian persalinan waterbirth:

  • Mengurangi kekuatan dan frekuensi kontraksi uterus, terutama bila digunakan sebelum fase aktif.
  • Kemungkinan terjadinya aspirasi pada bayi.
  • Hypothermia kemungkinan bisa terjadi bila air yang digunakan adalah air dingin.

Sebenarnya saya tertarik metode water birth ini hanya semua kondisi saya dan bayi disesuaikan pada saat akan bersalin nanti tepatnya dr. novi bilang di minggu 36 akan mulai dikontrol kemungkinan bisa atau tidaknya saya melaksanakan waterbirth ini, disamping itu kalau saya tidak berubah pikiran hehehe🙂

Waterbirth di RS. Mitra Keluarga Cibubur

Waterbirth di RS. Mitra Keluarga Cibubur

2. Metode persalinan ILA.
Pada proses persalinan ILA yang sama dengan proses normal dan alamiah tanpa rasa sakit melalui suntikan anastesi atau penghilang rasa sakit di saraf tulang belakang ibu. Berbeda dengan waterbirth pada ILA suntikan dilakukan pada fase kedua kontraksi sehingga ibu tidak terlalu merasakan sakit saat pembukaan jalan lahir berlangsung *enak yaaah🙂

Ketentuan atau syarat persalinan dengan metode ILA.

  • Sama dengan ketentuan persalinan normal waterbirth, posisi janin juga sudah berada dibawah dan layak pervaginam.
  • Tidak ada hambatan jalan lahir.
  • Tidak ada pendarahan.
  • Tidak ada kelainan pembekuan darah.
  • Tidak ada infeksi sekitar luka suntikan di punggung.
  • Dimulai pada saat pembukaan ke 4.

Keuntungan Persalinan ILA.

  • Menghilangkan rasa nyeri saat persalinan.
  • Tidak perlu pembiusan saat penjahitan.
  • Membuat rasa nyaman untuk ibu saat persalinan.
  • Ibu tetap dalam keadaan sadar.

Untuk kerugiannya atau kontradiksinya berhubungan dengan syarat-syarat persalinan ILA, yaitu :

  • Apabila ternyata panggul yang sempit.
  • Ada pendarahan aktif.
  • Infeksi disekitar suntikan.
  • Adanya pembekuan darah.

Untuk proses ILA ini lebih menarik yah, selain minimalis rasa nyeri kita juga bisa tetap melahirkan normal. Namun harganya pasti lebih mahal karena tidak menutup kemungkian apabila fase pembukaan belum matang tetapi rasa nyeri sudah datang lagi sehingga harus ditambah dosisnya. Selain itu metode ini menurut saya agak manja hehehe🙂

Metode persalinan ILA

Metode persalinan ILA

3. Metode persalinan ELA.
ELA merupakan pilihan calon ibu untuk melakukan persalinannya secara ILA ataupun ELA. ELA sendiri juga sama seperti ILA melalui larutan obat anestetik lokal atau opioid dengan konsentrasi tertentu yang dimasukkan lewat kateter halus di tulang belakang (ade hashman site’s ). Syarat, keuntungan, dan kontradiksinya juga sama dengan ILA jadi tinggal pilihan calon ibu saja lebih menginginkan yang mana. Disamping harga dan kenyamanan ibu pastikan juga IMD dapat terlaksana setelah persalinan.

Selamat memilih metode persalinan untuk masing-masing yahh, senyamannya dan sesuaikan dengan budget juga keadaan bayi.:)

One thought on “Teori tentang “persalinan tanpa rasa sakit”.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s