Radang tenggorokkan pada anak..part I

Radang tenggorokan yang umumnya terjadi pada anak balita terkadang menjadi ketakutan tersendiri buat bunda-bundanya. Terlebih saya, farrel itu sering banget lho terkena radang tenggorokkan. Saya juga sempat binggung kenapa bisa sering anak-anak terkena penyakit itu. Radang tenggorokan biasanya disebabkan oleh virus, yang pernah saya baca virusnya hampir sama dengan virus flu biasa.
Ada yang bilang penyakit ini langganan anak-anak, jadi tidak perlu terlalu dicemaskan. tapi bener ga ya kalau tidak perlu terlalu cemas pasalnya anak akan demam tinggi jika meradang lantas apa yang bunda-bunda lakukan ya kalau anaknya terserang penyakit ini. Aku punya infonya dari weblog hasil hunting yang kayanya perlu banget untuk jadi literaturku.

Nih dia infonya..
Di terminologi kedokteran ada yang namanya sore throat dan strep throat maksudnya adalah radang tenggorokan dan radang tenggorokan akibat bakteri strep.

Yang ini penjelasannya..

sore throat
Sering kali anak-anak dan dewasa menderita ‘sore throat‘ minimal sekali setahun. Pertanyaannya adalah apakah kita harus cepat-cepat membawa anak kita ke dokter? atau mencari obat bebas? yang banyak diluar sana. Menurut panduan salah satu dokter yang terkenal dinegeri paman sam itu menjelaskan untuk diagnosa dan perawatan sore throat ini adalah sebagai berikut.

Penyebab SORE THROAT

  • Virus. Hingga kini, penyebab paling umum dari sore throat adalah virus, yang tidak dapat diobati dengan antibiotik. Virus ini dapat menyebabkan demam tinggi dan rasa sakit di tenggorokan. Rasa sakitnya sulit dibedakan dari strep throat.
  • Batuk dan pilek. Virus common cold (selesma alias batuk-pilek) dapat menyebabkan sore throat yang disertai berbagai gejala lain. Batuk dan lendir (alias ingus) dapat membuat tenggorokan teriritasi.
  • Strep throat. Ini disebabkan oleh bakteri strep (Streptococcus), dan harus diobati dengan antibiotik.
  • Virus coxsackie (hand, foot, and mouth disease alias HFMD). Ini adalah virus yang menyebabkan demam tinggi dan radang pada tenggorokan, pipi, gusi, atau bibir.
  • Alergi. Alergi tidak menyebabkan sore throat secara akut/tiba-tiba, melainkan iritasi tenggorokan ringan yang bersifat kronis (menetap).

Sejauh ini, kesimpulannya adalah: sore throat (alias radang tenggorokan) itu GEJALA, bukan penyakit. Gejala infeksi virus, gejala selesma, gejala strep throat, gejala alergi, dll.

Yang dapat dilakukan untuk meringankan sore throat ini adalah:

  • Pain reliever. Asetaminofen (parasetamol) atau Ibuprofen dapat membantu mengatasi rasa sakit dan demam.
  • Berkumur dengan air-garam hangat. Campurkan 1/4 – 1 sendok teh garam dengan segelas (sekitar 200 mL) air hangat.
  • Obat kumur anestetik (Anesthetic throat gargle)
  • Mengulum (mengemut?) es batu (!!), minum minuman dingin atau hangat.
  • Teh. Beberapa jenis teh herbal dengan madu atau lemon dapat membantu. Sebaiknya tidak terlalu banyak, karena teh dapat menghambat penyerapan zat besi dan mineral penting lainnya.

Jus buah bangsa sitrus, mis. jus jeruk, kadang ‘membakar’ sore throat yang diakibatkan oleh virus, tapi biasanya tidak menyakitkan untuk strep throat.

Pertanyaan yang paling genting adalah: Apakah sore throat ini disebabkan oleh virus atau bakteri?

STREP THROAT

Berikut adalah beberapa gejala strep throat:

  • Demam; gejala yang sangat umum untuk strep throat, walaupun virus juga dapat menyebabkan demam. Demam yang lebih tinggi dari 38,5C selama lebih dari 3 hari mungkin menandakan strep throat. (mungkin! bukan pasti!)
  • Tenggorokan dengan ‘noda-noda’ merah terang pada bagian belakang dinding tenggorok dan lendir keputihan pada tonsil/amandel. Dengan catatan, beberapa virus juga dapat menampakkan gejala serupa, bahkan kadang strep throat tidak tampak separah ini.
  • Terpapar oleh seseorang yang diketahui menderita strep throat.
  • Sangat jarang terjadi pada anak berumur di bawah 3 tahun.
  • Kelenjar-getah-bening-pada-leher yang membengkak.
  • Rasa sakit saat menelan atau ketika kelenjar di leher ditekan atau saat batuk biasanya BUKAN gejala strep throat.
  • Apabila terdapat pilek dan batuk, maka kecil kemungkinan itu adalah strep throat.
  • Dapat disertai sakit kepala, sakit perut, dan muntah-muntah.
  • Terdapat bercak tertentu yang terkadang menyertai strep throat, berupa benjolan mirip jerawat berwarna merah pada tubuh (dada, perut, dan punggung) yang bila diraba terasa kasar serta terlihat mirip sunburn. Bercak ini, beserta strep throat, disebut Scarlet Fever. Ini hanya reaksi tubuh terhadap racun yang disebabkan oleh bakteri strep. Tidak berarti infeksi ini lebih serius daripada strep throat yang tidak disertai bercak.

STREP THROAT FOR SURE

Yang akan diperiksa oleh dokter adalah tenggorokan dan kelenjar getah bening di leher. Pendekatan lanjutannya adalah dengan tes usap tenggorok untuk mengetahui ada/tidaknya bakteri strep. Ada dua jenis tes usap tenggorok:

  • Rapid strep test. Tes ini dapat dilakukan langsung di ruang praktek dokter, dan hanya membutuhkan waktu 5 menit. Tingkat akurasi sekitar 95%. Tapi di Indonesia tidak diakui ke akuratanya jadi hanya sebagai pilihan kedua.
  • Kultur tenggorok. Tes ini umumnya dilakukan di laboratorium menggunakan hasil usap tenggorok pasien dari dokter yang merujuk tes. Tingkat akurasi 99%, dan membutuhkan waktu 24 hingga 48 jam untuk menumbuhkan biakan strep.

Kecenderungan untuk menggunakan usap tenggorok sebagai penegas diagnosa semakin tinggi. Hal ini untuk mencegah penggunaan antibiotik yang tidak diperlukan dan menghindari resistensi antibiotik (kekebalan suatu bakteri terhadap antibiotik tertentu akibat pasien atau orang di lingkungan pasien sering mengonsumsinya). Semakin sering kita makan antibiotik, semakin banyak mikroba patogen yang resisten alias superbugs.

Seluruh jenis infeksi pada tenggorokan dapat ditularkan melalui ludah, yang keluar pada saat batuk atau yang terdapat pada tangan/barang pribadi penderita infeksi. Masa inkubasi adalah 2 – 5 hari, sedangkan apabila penyebabnya adalah virus maka masa inkubasi berkisar antara 3 hari hingga 2 minggu.

Kesimpulan hingga titik ini adalah: jika gejala yang tampak bukan seperti gejala strep throat, maka sore throat disebabkan oleh virus.

WHAT TO DO?

Jangan tergesa-gesa datang ke dokter pada gejala pertama sore throat. Tunggu 1 – 2 hari untuk pengamatan, sabar aja…, atau tunggu hingga demam berlangsung 72 jam. Jika gejala yang dialami mulai menyerupai gambaran strep throat yang telah disebutkan, then see your doctor.

Logikanya: jika disebabkan oleh bakteri, maka pengobatan dilakukan dengan pemberian antibiotik. Jangan dibalik: jika diberi antibiotik maka sakitnya disebabkan oleh bakteri! SO WRONG!



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s